EMBUN KESEJUKAN

SELAMAT DATANG.....,

EMBUN KESEJUKAN : Gemerlap kehidupan membentang sebagai NIKMAT DAN UJIAN

Rabu, 01 September 2010

Bulan Puasa Bulan Pendidikan Karakter

Prinsip mutu pendidikan amat di tentukan oleh empat faktor utama yaitu kejelasan Visi/tujuan kualitas mutu pembelajaran, kedisiplinan dan kualitas evaluasi.
Puasa sebagai bentuk pendidikan memiliki empat karakter utama tersebut yaitu kejelasan visi/tujuan, mutu pendidikan (proses),kedisiplinan dan evaluasi. mari kita lihat :
1. Jelasnya tujuan puasa adalah pribadi yang taqwa
2. Mutu pendidikan (proses) proses pendidikan, dilakukan dalam ranah yang sempurna
yaitu afektif, kognitif dan psikomotorik. Afektif puasa di wujudkan dalam bentuk
niat yang tulus ikhlas karena ALLAh; kognitif puasa harus dilandasi ilmu
berpuasa baik syariat maupun hakikat; dan psikomorik puasa adalah dengan
melaparkan diri dari kesenangan-kesenangan ragawi.
3. Kedisiplinan
Diwujudkan dari diri sendiri mulai terbit fajar
sampai terbenamnya matahari. pengawasan kedisiplinan dilakukan oleh diri sendiri
dengan keteguhan iman pada sang pencipta. Belum ada lembaga pendidikan yang
mampu menerapkan sistem pengawasan dan evaluasi yang melekat pada diri sendiri.
Kedisiplinan jika di terapkan kadang akan terasa menyiksa,menyakitkan atau bahkan kurang manusiawi, namun dari kedisiplinan ini kita akan memperoleh jaminan kesuksesan mencapai cita-cita.
4. mutu evaluasi.
Evaluasi dan penilaian dilakukan oleh diri, orang lain dan Allah SWT. ciri pribadi yang lulus dengan kategori baik adalah mereka yang berhasil merubah diri setelah ramadhan menjai pribadi yang lebih tenang, terarah, tenteram dan menenteramkan lingkungan dan ditambah kemuliannya oleh Alaah SWT. sedang mereka yang gagal adalah mereka yang pribadinya tambah bingung, resah dan meresahkan masyarakat serta lebih di hinakan Allah SWT.

jika visi dan misi pendidikan kepribadian ini berhasil, niscaya kepribadian siswa yang mengikuti pendidikan ini dapat dijamin kualitasnya menjadi kepribadian SANG PEMENANG.

Pribadi yang MENANG dalam KESADARAN dan SADAR dalam KEMENANGAN.
> Pribadi yang menang dalam kesadaran artinya dia sepenuhnya dapat mengendalikan
diri. bisa tampil tepat waktu dan menghilang tepat waktu. bisa bertinda adil
terhadap diri sendiri dan masyarakatnya. Dia tetap sadar bahwa dia bisa
mengendalikan diri dan lingkungannya sehingga dia tidak akan melampaui
batas-batas yang diperbolehkan.
> Pribadi yang SADAR dalam Kemenangan adalah kesadaran yang dipunyai oleh seorang
pribadi bahwa menang di dunia ini adalah amanah. dia sadar amanah akan datang
kapan saja dan akan diambil oleh sang pencipta kapan saja. sehingga dia akan
menggunakan kesempatan kemenangannya sebaik-baiknya. Tidak berbuat dzalim dan
membawa kedamaian, cinta dan ketenteraman bagi sekelilingnya.

Alumni Pendidikan Kepribadian Puasa Ramadahan akan berupa seorang pribadi yang mempunyai karakter dasar yang kuat yaitu taqwa yang akan memperkuat identitas profesinalnya di bidang masing-masing, dia akan semakin profesional sejuk dan menyejukkan (Ridha dan di Ridhai).

MOMENTUM

Momen adalah suatu kesempatan, sedangkan momentum adalah bertemunya kesempatan dengan kemampuan seseorang.
Setiap orang akan menjumpai momentumnya sendiri dalam perjalanan hidupnya. kemampuan seseorang menggunakan momentumnya tersebut akan menentukan sejauh mana dia bergerak maju dalam meraih prestasinya dalam hidup.
Momentum datang berkali-kali.
dan datang sesuai dengan kekuatan asa dan cita-cita yang dimiliki seseorang

Sabtu, 28 Agustus 2010

KAYA MASUK SURGA UMMAT SEJAHTERA

Kaya dan miskin adalah suatu strata sosial yang selalu menarik untuk dibahas bahkan sering dipersoalkan. Masing-masing pandangan punya pendapat sendiri tentang siapa yang disebut kaya dan siap yang disebut miskin.

Logika materialistis kapitalis mengukur kaya dan miskin dari seberapa banyak orang mempunyai kekayaan. Bahkan Karlmax dengan logika materialisme sejarahnya meletakkan kaum proletar dan kaum borjuis berdiri berhadapan dan diperlawankan.

Dalam logika Islam nabi memberikan pedoman : " orang yang kaya bukanlah mereka yang banyak hartanya melainkan mereka yang kaya pribadinya : laisal ghina min katsrotil maal walakin ghina ghina annafs"

dengan demikian bisa jadi orang yang banyak hartanya tapi miskin jiwanya, dan orang yang tidak punya harta tapi kaya jiwa/kepribadiannya, dan bisa juga ada orang yang kaya harta dan kaya kepribadiannya. inilah orang kaya yang solih. Dengan hartanya dia gunakan untuk beramal dan berinfestasi kebaikan bukan untuk sombong dan berfoya-foya. tentunya orang yang banyak beramal akan diberikan balasan surga oleh Allah. SWT.

Kamis, 19 Agustus 2010

Hikmah Ramadhan 1431 H

Renungan 10 hari kedua 1431 H

Ramadhan yang menghampiri kita setiap tahun mempunyai banyak hikmah. Banyaknya hikmah ramadhan sebanyak orang yang masuk di dalamnya, sehingga walaupun banyak muballigh menceramahkan hikmahnya masih lebih banyak hikmah yang tersembunyi di diri masing-masing.
Namun kita harus ingat bahwa hikmah yang terkandung hanyalah sebuah bonus tambahan dari apa yang namanya ketaqwaan. Maka rugilah kiranya orang yang menjalankan ibadah di bulan ramadhan yang hanya sibuk mencari hikmahnya tanpa mau menyadari tujuan utamanya yaitu taqwa.
Orang yang menggapai tujuan akan mendapatkan bonus, namun orang yang mencari bonus tidak akan sampai pada tujuan.

TANTANGAN PENDIDIKAN ISLAM DI ERA GLOBAL

Fenomena pendidikan semakin hari semakin tertantang seiring berkembangnya tekhnologi komunikasi. khususnya pendidikan agama. agama sebagai suatu yang mengandung unsur kemurnian dihadapkan pada perkembangan tekhnologi yang mengealami perkembangan yang amat pesat.