EMBUN KESEJUKAN

SELAMAT DATANG.....,

EMBUN KESEJUKAN : Gemerlap kehidupan membentang sebagai NIKMAT DAN UJIAN

Sabtu, 28 Agustus 2010

KAYA MASUK SURGA UMMAT SEJAHTERA

Kaya dan miskin adalah suatu strata sosial yang selalu menarik untuk dibahas bahkan sering dipersoalkan. Masing-masing pandangan punya pendapat sendiri tentang siapa yang disebut kaya dan siap yang disebut miskin.

Logika materialistis kapitalis mengukur kaya dan miskin dari seberapa banyak orang mempunyai kekayaan. Bahkan Karlmax dengan logika materialisme sejarahnya meletakkan kaum proletar dan kaum borjuis berdiri berhadapan dan diperlawankan.

Dalam logika Islam nabi memberikan pedoman : " orang yang kaya bukanlah mereka yang banyak hartanya melainkan mereka yang kaya pribadinya : laisal ghina min katsrotil maal walakin ghina ghina annafs"

dengan demikian bisa jadi orang yang banyak hartanya tapi miskin jiwanya, dan orang yang tidak punya harta tapi kaya jiwa/kepribadiannya, dan bisa juga ada orang yang kaya harta dan kaya kepribadiannya. inilah orang kaya yang solih. Dengan hartanya dia gunakan untuk beramal dan berinfestasi kebaikan bukan untuk sombong dan berfoya-foya. tentunya orang yang banyak beramal akan diberikan balasan surga oleh Allah. SWT.

2 komentar:

  1. Jadi orang Islam harus kaya ya pak. Menjadi muslim itu Mahal.

    BalasHapus
  2. Betul sekali mas Tirto, terutama kaya hati dan kepribadian serta mahal. Dua hal itulah yang akan menjadikan mulia. Apa jadinya kalau orang muslim misikin kepridaian dan murah, maka menjadilah Islam yang tidak menarik dan hina, serta bisa di beli hanya dengan sebungkus mi instan.

    BalasHapus